Peran Serta Unwidha dalam Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di Klaten

22/10/2020 | By | Reply More

Bencana yang disebabkan oleh faktor alam, non alam dan manusia merupakan rangkaian peristiwa yang mengganggu dan mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat sehingga bisa menimbulkan korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. Pengurangan risiko bencana adalah konsep dan praktek mengurangi risiko bencana melalui upaya sistematis untuk menganalisa dan mengurangi faktor-faktor penyebab bencana. Mengurangi paparan terhadap bahaya, mengurangi kerentanan manusia dan properti, manajemen yang tepat terhadap pengelolaan lahan dan lingkungan, dan meningkatkan kesiapan terhadap dampak bencana merupakan contoh pengurangan risiko bencana.

Pengurangan Risiko Bencana merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Agar kegiatan pembangunan dapat berkelanjutan mereka juga harus mengurangi risiko bencana. Pengurangan risiko bencana meliputi disiplin seperti manajemen bencana, mitigasi bencana dan kesiapsiagaan bencana

Mahasiswa dan Civitas Akademika Unwidha mengambil peran aktif dalam PRB sebagai wujud pengejawantahan dari Pendidikan Karakter yang menjadi salah satu mata kuliah unggulan di Universitas Widya Dharma Klaten. Untuk membentuk karakter mahasiswa yang utuh dan peka terhadap situasi dan kondisi yang memerlukan bantuan dan uluran tangan serta peran serta mahasiswa Unwidha perlu dilekatkan dalam setiap kegiatan agar senantiasa terbentuk dalam sikap dan perilaku mahasiswa. Kegiatan Fasilitator PRB yang dilaksanakan di Unwidha kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Klaten merupakan langkah nyata sebagai bentuk implementasi pendidikan karakter mahasiswa. Pendidikan Karakter dalam kegiatan ini bertujuan untuk membentuk watak mahasiswa yang peka merasakan kesulitan yang dialami sesama dan melembutkan hati dalam menghadapi dampak bencana yang terjadi di lingkungan sekitarnya berada.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan berpesan kepada peserta Pembekalan Fasilitator PRB bahwa mahasiswa senantiasa bisa mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah khususnya Pendidikan Karakter dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata dan bermanfaat bagi sesama. Sikap mahasiswa yang peka terhadap situasi terhadapa peristiwa di lingkungan senantiasa diasah dan dipraktekkan secara terus menerus sehingga menjadi perilaku dan kebiasaan yang baik, menghilangkan sikap acuh tak acuh dan tidak peduli adalah cermin mahasiswa yang berkarakter.

Kegiatan Fasilitasi Fasilitator Pengurangan Risiko Bencana yang dilaksanakan Rabu, 21 Oktober 2020 di Unwidha Klaten diikuti oleh 100 mahasiswa, yang terbagi ke dalam 10 kelompok. Kegiatan fasilitasi akan ditindaklanjuti dalam aksi nyata mahasiswa yang berupa Penyusunan Rencana Kontigensi (Rekon) Desa. Dalam penyusunan dokumen Rekon mahasiswa akan di dampingi oleh dosen pembimbing, yang berjumlah 5 orang. Keterlibatan dosen dalam kegiatan ini merupakan wujud dari salah satu TRI DHARMA perguruan tinggi yaitu pengabdian masyrakat. Penyusunan Rekon ini merupakan aplikasi dari Program kampus merdeka, merdeka belajar. Saat ini, tidak hanya dosen yang melakukan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa pun bisa melakukan program pengabdian masyarakat. Hasil penyusunan dokumen Rekon desa oleh mahasiswa akan di tindaklanjuti dengan deseminari Hasil Rekon yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Hasil penyusunan rencana kontigensi desa ini nantinya diharapkan dapat berlanjut dengan terbentuknya kerja sama antara Perguruan Tinggi, Pemerintah Kabupaten Klaten (BPBD), Media, Swasta dan Komunitas Masyarakat sebagai wujud nyata aksi Pentahelix sehingga membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah kabupaten Klaten sesuai dengan potensi bencana desa masing-masing. (Dr,21.10.2020)

Category: Uncategorized

About the Author ()

Leave a Reply