Mahasiswa Unwidha Relawan Merapi

14/09/2020 | By | Reply More

Kehadiran Unwidha di tengah masyarakat dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi diimplementasikan dalam kegiatan Pendataan/Inventarisasi dan Identifikasi Potensi Bangunan sebagai fungsi Shelter untuk mitigasi penampungan warga KRB 3 dampak dari erupsi Gunung Merapi. Keterlibatan Mahasiswa dan Dosen dalam kegiatan tersebut wujud dari implementasi Dharma Pengabdian Masyarakat, juga mendidik mahasiswa yang cerdas intelektualnya juga peka hati nuraninya atas keadaan masyarakat yang membutuhkannya, sehingga akan terbentuk insan yang berkarakter.

Pendidikan Karakter di Universitas Widya Dharma Klaten diberikan dalam rangka membentuk diri manusia yang utuh, terdapat nilai-nilai karakter berdasarkan budaya dan bangsa, religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten menggandeng Unwidha Klaten dalam rangka Survei dan Investigasi Potensi Bangunan yang bisa digunakan sebagai fungsi shelter ini untuk melengkapi data yang harus disediakan guna mitigasi kebutuhan sarana dan prasarana pengungsi bencana erupsi merapi.

Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Kantor BPBD Kabupaten Klaten telah menerbitkan SK. No. 368/2019 tentang Desa Paseduluran Kabupaten Klaten. Desa yang terdampak erupsi Merapi masuk dalam kategori Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3 meliputi Desa Balerante, Sidorejo dan Tegalmulyo. Untuk mengatasi kemungkinan yang tidak diinginkan dampak erupsi Merapi pada ketiga desa dalam KRB 3, dibentuk Desa Paseduluran yang meliputi :

  1. Desa Balerante dengan Desa Kebondalem Lor,
  2. Desa Sidorejo dengan Desa Menden, Manjung, Karangduren, Somokaton
  3. Desa Tegalmulyo dengan Desa Demak Ijo, Kanoman, Gatak

Hasil Pendataan/Inventarisasi dan Identifikasi Potensi Bangunan untuk shelter akan dievaluasi untuk bisa menampung skenario maksimal dari warga pengungsi erupsi merapi dalam kondisi pandemi covid-19, sehingga bisa segera diambil tindakan selanjutnya untuk mengantisipasi ketersedian sarana dan prasarana tempat penampungan sementara. Klaten, 14 September 2020.

Category: Uncategorized

About the Author ()

Leave a Reply